Kabut asap Riau.

Hutan adalah rumah bagi semua makhluk hidup. Kondisinya memberi pengaruh terhadap keberlangsungan hidup dalam ekosistem baik darat maupun laut.

Membakar hutan berarti membakar rumah: membakar kehidupan.

Mari dukung segala upaya pemadaman dan pemulihan, hingga semesta nan asri sudi kembali.


Anda bisa menyalurkan bantuan, baik uang ataupun masker dll, ke @palangmerah_indonesia (PMI) terdekat Anda

atau melalui saudara kita

@bmwcci.pekanbaru.chapter
BCA 0342891321 an. Adam Syafaat qq Reza Muktiwijaya

@bmwcci.padang_chapter
Bank Mandiri 111.002 2222 141
an. Fauzan Mulyana
CP:
– Anton Saiyo – 0812 6667 9980
– Boy Koto – 0853 7488 8444


Kita tidak bicara politis siapa yang salah atau bahkan apa yang salah di sini. Biarkan alam yang akan menjadi hakim yang maha adil nantinya atas semua ini.

Tapi saudara-saudara kita di sana sedang terengap-engap kena asap. Yuk kita bantu semampu kita, setidaknya dengan doa tulus ikhlas dari lubuk hati paling dalam.

Sambil kita di sini yuk kita hemat pemakaian air. Kemarau ini begitu gersang. Masih banyak saudara kita di banyak tempat yang kekeringan dan kesulitan air bersih.

Kita doakan segala bencana dan ujian ini segera terlampaui dan kita tidak mengulami kesalahan yang sama dua kali.

#Gambar & narasi awal dari @karyaadalahdoa
#RiauMelawanAsap
#RiauDaruratAsap
#IndonesiaBerduka

Penjualan BMW Group: tren positif berlanjut.

Penjualan BMW Group melanjutkan tren positif mereka pada bulan Agustus: Pengiriman di seluruh dunia naik 4,4% pada bulan yang sama tahun lalu, dengan total 181.126 kendaraan premium BMW, MINI dan Rolls-Royce terjual. Ini membawa total penjualan perusahaan hingga tahun ini menjadi 1.617.512 unit (+ 1,3%), dalam lingkungan pasar global yang bergejolak.

‚ÄúPengembangan penjualan positif ini menggarisbawahi dampak ofensif model kami. Model X baru kami terbukti sangat populer di kalangan pelanggan kami,” kata Pieter Nota, anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab atas Pelanggan, Merek, dan Penjualan. “Hal positif lainnya adalah pertumbuhan penjualan BMW i3, dunia yang kuat dan terus berlanjut. kendaraan listrik paling sukses di segmennya. Versi hybrid plug-in BMW Seri 3 baru, BMW 330e, juga ditambahkan ke jajaran kendaraan listrik kami pada bulan Agustus.”

Secara keseluruhan penjualan kendaraan merek BMW tumbuh 4,1% di Agustus menjadi 157.889 unit. Itu membuat total penjualan merek untuk delapan bulan pertama tahun ini menjadi 1.390.968 kendaraan (+ 1,9%).

Kendaraan BMW X yang baru dan yang telah direvisi terus menjadi pendorong pertumbuhan terbesar merek. Sebanyak 76.833 model BMW X dikirim ke pelanggan pada bulan Agustus (+ 34,5%), terhitung hampir setengah dari semua kendaraan BMW yang terjual.

BMW i3 telah menikmati tahun yang sukses sejauh ini, dengan 24.870 unit (+ 21,2%) terjual di seluruh dunia.

Pengiriman dari plug-in hybrid MINI Cooper S E Countryman ALL4 naik 39,8% dalam delapan bulan pertama tahun ini untuk mencapai total 10.270 unit. MINI Cooper SE yang sepenuhnya listrik juga akan bergabung dengan jajaran listrik MINI pada akhir tahun.

Tak lama setelah peluncuran pasar BMW 330e dan sebelum pengenalan BMW X5 xDrive45e plug-in hybrid, keseluruhan penjualan model BMW Group secara elektrik sedikit lebih rendah, dengan 80.526 mobil listrik dan plug-in hybrid BMW dan MINI dikirim ke seluruh dunia (-3,0%).

Pada akhir tahun, perusahaan mengharapkan untuk memiliki setengah juta kendaraan listrik di jalan secara total.

Pada akhir 2020, BMW Group akan memiliki sepuluh kendaraan berlistrik baru atau yang telah direvisi di pasar. Tidak kurang dari 25 model kelistrikan direncanakan pada tahun 2023, lebih dari setengahnya akan sepenuhnya listrik.

Dalam segmen yang sangat kompetitif dan dengan fokus pada pengembangan penjualan yang menguntungkan, penjualan merek MINI mencapai 22.859 unit di seluruh dunia pada bulan Agustus: peningkatan sebesar 6,2%.

Penjualan pada tahun ini mencapai 223.238 (-2,6%). Bersamaan dengan model MINI inti, varian model John Cooper Works memberikan kontribusi besar terhadap penjualan yang lebih tinggi yang dilaporkan pada bulan Agustus.

BMW Motorrad terus membukukan pertumbuhan penjualan yang solid, dengan pengiriman year-to-date 121.098 unit (+ 7,5%). Pada bulan Agustus, total 11.818 (+ 9,1%) sepeda motor premium dan skuter maxi dikirim ke pelanggan di seluruh dunia.

Penjualan BMW di wilayah pasar.

Meskipun berbagai tantangan yang mempengaruhi industri otomotif, merek BMW meningkatkan penjualan di tiga wilayah penjualan utamanya pada bulan Agustus. Penjualan naik 1,3% di Eropa dan 9,4% di Cina, dengan kenaikan lebih lanjut 7,2% di pasar AS. Karena pergantian model Seri BMW 1, Jerman mencatat pertumbuhan negatif untuk bulan Agustus (18.723 / -4,8% **).

“Kami masih berharap untuk mencapai sedikit peningkatan penjualan selama setahun penuh, meskipun lingkungan pasar global terus menjadi sangat kompetitif dan fluktuatif,” kata Pieter Nota.

Perusahaan tetap berkomitmen kuat pada strateginya untuk memprioritaskan keuntungan di atas volume.

Udara pagi koq begitu dingin?

Di musim kemarau yang kering tanpa air huja, suhu udara malah terasa lebih dingin. Khususnya kala pagi hari.

Mnurut penjelasan BMKG, ini karena panas yang kita rasakan di bumi merupakan energi gelombang panjang yang dipancarkan bumi setelah menyerap radiasi matahari yang merupakan gelombang pendek.

Energi panas bumi tersebut membuat kita hangat karena energi gelombang panjang tersebut dipantulkan kembali ke bumi oleh awan-awan diatas sana.

Nah, lebih dinginnya udara yang kita sekalian rasakan terutama pada musim kemarau disebabkan karena tidak adanya awan pada malam hari sehingga energi panas bumi atau gelombang panjang dipancarkan seluruhnya dan tidak ada yang dipantulkan kembali ke Bumi.

Dinginnya udara malam hari akan berlangsung hingga pagi hari menjelang siang hari hingga bumi kembali menyerap energi gelombang pendek dari matahari yang kemudian dipancarkan lagi ke atmosfer dan pada saat itulah kita akan kembali merasakan kehangatan/panas bumi.

Jadi jangan lupa siapkan jaket saat berangkat ke sekolah, ke kampus, atau bekerja. Jangan lupa minuman hangatnya.

Hati-hati kulit kering dan sariawan. Tetap banyak makan buah/sayur dan minum air putih.

Turing dan radio komunikasi.

“Rem…. rem… rem….!”

Begitu komander (commander/leader/road-captain) memberikan arahan.

Bila pada umumnya barisan kendaraan akan mengerem satu per satu: yang paling depan mengerem, kemudian belakangnya ikut mengerem, belakangnya lagi menyusul mengerem, belakangnya lagi baru mengerem, demikian seterusnya.

Dengan adanya panduan melalui radio komunikasi, barisan konvoi kendaraan akan bisa mengerem lebih serentak, mirip rangkaian gerbong kereta api yang semuanya mengerem secara bersamaan.

Dengan demikian, potensi kecelakaan bisa dikurangi/diminimalisasi.

Itulah salah satu pentingnya radio komunikasi (handy talkie/walkie talkie) dalam konvoi kendaraan, semisal saat kita sedang turing.

Radio komunikasi akan menjadi indera keenam bagi para pengemudi dalam barisan konvoi kendaraan.

“Ah, turing tuh nyantai aja. Yang penting sampai ke tujuan. Saya enggak suka kalo turing musti cepat-cepat, buru-buru, tergesa-gesa!”

“Begini gaes, kita juga enggak mau kelamaan di jalan. Bisa bikin capek, lelah, suntuk, bosan, dan acara turing kita yang menyenangkan malah jadi menjemukan. Makanya kita musti koordinasi melalui radio komunikasi, bisa semua bisa barengan!”

“Begini sajalah: kita terpisah-pisah enggak apa-apa. Yang penting sampai tujuan!”

Yakh, menggunakan radio komunikasi sebenarnya adalah pilihan. Mau turingnya nyantai ataupun cepat sampai, itu pilihan grup konvoi, jika memutuskan untuk konvoi.

Namun jika memilih berkoordinasi dengan rapi, meminimalisasi risiko kecelakaan, apalagi untuk mengefisiensi dan mengektifkan waktu perjalanan, niscaya penggunaan radio komunikasi bukan lagi membantu lancarnya perjalanan, melainkan sudah ikut menentukan kelancaran perjalanan itu sendiri.

Maklum, masing-masing pengemudi itu punya karakternya masing-masing. Ada yang super santai, ada yang fleksibel, ada yang gatel kalo pelan dan sukanya bejek gas.

Dalam konvoi, karakter masing-masing individu wajib dikesampingkan. Yang ada adalah kesepkatan pola/karakter perjalanan, dan tentunya semuanya wajib tetap patuh dan tunduk pada aturan lalu-lintas jalan raya.

***

Sepulang Indonesian Bimmerfest 2015, ada konvoi gabungan antara Purwokerto Chapter, Yogyakarta Chapter, dan Kediri Chapter melintasi jalur selatan pulau Jawa.

Membelah malam, sepuluh unit kendaraan roda empat (KR4) melaju dengan kecepatan batas maksimal di ruas berliku-liku berkelok-kelok di jalur selatan Jawa Barat – Jawa Tengah.

Komandernya kala itu adalah Om Nico Wijaya dari Purwokerto Chapter. Selain cukup hafal dengan medan perjalanan, beliau juga sangat lihai memandu tim yang dipimpinnya:

  • Memberikan instruksi berapa kendaraan yang bisa mendahului sebuah truk di jalanan berkelok yang normalnya adalah medan blind-spot;
  • Mengabsen secara berkala tim/peserta konvoi sekaligus menanyakan kondisi temperatur masing-masing;
  • Menginformasikan kondisi lalu-lintas dari depan pun kondisi aspal/jalanan;
  • Mencairkan suasana dengan becanda sekaligus mem-break ketika harus ada instruksi yang wajib didengar dan dipatuhi bersama.

Lainnya itu, barisan/rombongan konvoi ditutup oleh sweeper yang juga mempuni:

  • Menginformasikan dan meminta space jika ada kendaraan dari belakang yang hendak mendahului. Pada prinsipnya, konvoi itu pasti megganggu perjalanan pengguna jalan lain. Itulah kenapa peserta konvoi-lah yang wajib mengalah jika ada kepentingan bersama dengan pengguna jalan lain, bukan pengguna jalan lain yang harus mengalah dengan konvoi kita.
  • Memberikan ijin saat barisan konvoi yang berhenti di bahu jalan hendak kembali melanjutkan perjalanan dan harus ‘naik’ ke aspal jalanan. Sweeper-lah yang paling tahu kondisi lalu-lintas dari belakang konvoi.
  • Aktif melaporkan situasi: lolos lampu merah, telah melampaui titik-titik tertentu, dll.

Prinsip dasarnya: komander rajin menginformasikan, sweeper rajin melaporkan.

Namun bukan berarti peserta yang di tengah bisa enjoy seenaknya dan membiarkan komander dan sweeper yang sibuk bekerja.

Para peserta yang di tengah juga harus aktif menjadi interceptor: mengulang/meneruskan informasi dari komander ke sweeper atau sebaliknya, in case sinyal terputus. Atau melaporkan jika konvoi terpenggal oleh lampu merah. Dan lain sebagainya.

Di Purwokerto, konvoi pit-stop sejenak dan separuh peserta konvoi pamit meninggalkan rombongan.

Tinggal rombongan Yogyakarta Chapter dan Kediri Chapter yang meneruskan perjalanan hingga kemudian berpisah di Yogyakarta.

Alhasil, separuh malam itu diisi dengan keasyikan: asyik karena perjalanan kala itu begitu efektif dan efisien, bisa melaju relatif kencang namun tanpa harus ugal-ugalan dan membahayakan pengguna jalan lain.

***

Mengingat begitu pentingnya radio komunikasi, maka ayo bagi yang belum memiliki pesawat HT, pelan-pelan upayakan memilikinya., atau pinjam. Yang penting saat konvoi ada perangkat yang membuat perjalanan kita enggak “buta”.

Harga pesawat radio komunikasi sekarang sudah relatif terjangkau, khususnya untuk merk-merk dari China. Jauh lebih murah dari harga isi bensin full-tank kita. Kemampuannya pun lumayan, cukuplah buat pegangan kala turing. Meski pastikan membeli perangkat yang layak pakai/tidak cacat. Dan pastikan membeli perangkat jangan yang terlalu jelek, karena takutnya malah buang duit tanpa mendapatkan fungsi/hasil.

Kenali pula bahasa-bahasa sederhana dalam penggunaan radio komunikasi, seperti copythat/dimengerti/diterima, over/ganti, dll. Karena radio komunikasi itu meski dua arah namun dia tidak seamless. Jadi perlu bahasa radio komunikasi agar komunikasi dan pengiriman informasi yang ada bisa clear.

Dan jangan lupa ingat nomor lambung kita sendiri pun nomor lambung teman.

Kenapa harus menggunakan nomor lambung?

Sebenarnya enggak harus. Namun nomor lambung, yang notabene adalah nomor registrasi keanggotaan kita, adalah kebanggaan tersendiri bagi kita.

Lainnya itu, nomor lambung akan menghindari kerancuan pemanggilan. Bayangkan jika ada beberapa peserta konvoi dengan nama Agus, akan sangat panjang jika harus dipanggil Agus + predikat.

Akan lebih efisien jika dipanngil dengan call sign-nya: “Kosong satu tujuh monitor!”

Regards,
– Jagawara (humas) & jagawarga (keanggotaan) BMWCCI Kediri Chapter.