Palma Merasa Nyaman Mengendarai BMW.

Palma Septiany Putri.

SEJAK dua tahun terakhir, Palma Septianyputri mengendari BMW seri 528i-E39 warna silver. Banyak perbedaan yang ia rasakan dibanding tunggangan sebelumnya. Kenyamanan yang paling utama.

“Lebih enak dipakai. Yang pertama mesin terasa halus. Interior juga oke. Meski second tapi tidak terlalu berasa,” ungkap Palma yang seorang penari ini.

BMW milik Palma merupakan keluaran 1997. Ia membeli dari rekannya dengan harga yang cukup bersahabat. Kendaraan asal Eropa ini memang dikenal jauh lebih murah jika membeli second.

Yang terlintas di pikiran saat memilih kendaraan second dengan harga miring tentu kondisi si BMW. Benarkah masih bagus atau ada bagian yang sudah aus. Terlintas pikiran salah-salah nanti biaya untuk perbaikan justru jadi mahal.

Ini pula yang sebelumnya sempat terbersit di pikiran warga BMWCCI Semarang Chapter ini. Untungnya, ia sukses mendapat kendaraan yang kualitasnya masih bagus. Setelah resmi terbeli, tidak banyak perbaikan yang mesti dilakukan. Ia hanya melakukan sedikit modifikasi, itu pun agar BMW-nya sesuai seperti yang ia inginkan.

“Intinya memang harus hati-hati. Kalau membeli kendaraan second sebaiknya bawa teman yang mengerti seluk-beluk mesin merk yang bersangkutan. Jadi tidak seperti beli kucing dalam karung,” kata Palma.

Sejauh ini, ia menandaskan, tidak memiliki problem dengan E 39-nya. Ia justru menyesal, kenapa tidak sejak dulu mengganti tunggangannya dengan mobil keluaran Eropa tersebut.

Untuk perawatan, setiap bulan Palma melakukan servis general ke Astra, ganti oli mesin, oli matic dan oli rem. Berkat servis yang tertib, tidak ada permasalahan berarti pada kendaraannya.

“Kalau soal modifikasi, karena lebih ke selera ya. Tapi aku juga tidak banyak melakukan modif. Mesin dan bodi tetap asli. Kalau diganti malah jadi berkurang nilainya,” imbuh Palma.

Modif paling besar (dari segi biaya) ia lakukan pada velg. Palma mengganti velg bawaan dengan tipe racing 19 inci. Hasilnya, mobil makin gagah, sporty dan elegan. Untuk itu, ia mengeluarkan dana sebesar Rp 8 juta.

Karena sering touring ia juga memasang fog lamp untuk kondisi berkabut atau kala hujan. Selain itu ia memasang kaca film V-Kool 80 persen agar berkendara juga lebih nyaman.

[Repost]