BMW Active Rear Spoiler

Beberapa model BMW dilengkapi dengan fitur spoiler aktif belakang (active rear spoiler). Fitur ini hadir sudah lumayan lama sih, lima tahun lebih.

Spoiler aktif belakang tersebut baru akan aktif bekerja mulai kecepatan 120 kpj dan akan kembali turun saat kecepatan berkurang di bawah 80 kpj.

Persoalannya, dengan batasan kecepatan di jalan (tol) Indonesia yang hanya 110 kpj (kmh), spoiler itu enggak pernah berfungsi dong?

Tenang saja, BMW sudah memikirkannya koq!

Ada tombol di kluster tombol-tombol power-window untuk mengaktifkan/menonaktifkan fitur tersebut secara manual. Jadi enggak harus nunggu kecepatan 120 kpj dulu buat menongolkan bilah keren di bokong belakang itu.

Lebih jelas silakan simak di klip di bawah ini.

[Red]

Membedah BMW Serie 7 (G11/12) terbaru.

BMW mempertajam identitas model andalannya di segmen mewah. Edisi terbaru BMW 7 Series seolah membuat pernyataan tegas akan kehadirannya yang penuh percaya diri, penuh kecanggihan nan anggun, ada kendali penggunaan yang sangat inovatif, plus teknologi konektivitas dan asisten pengemudi.

BMW Seri 7 terbaru warna Bernina Grey Amber Effect metalik dengan velg alloy ringan Styling 777, interior berkulit “Nappa” dengan jahit-jahitan corak yang lebih lebar, dalam paduan warna Cognac / Black (01/2019).

Peluncuran global untuk Seri 7 BMW terbaru: pabrik mobil premium BMW mempertajam identitas model mewah andalannya. Desain eksterior baru memancarkan kehadiran yang jauh lebih anggun dan terlihat serba presisi. Wajah interior baru menciptakan suasana yang lembut dan nyaman serta semakin meningkatkan kenyamanan berkendara jarak jauh.

Penampilan barunya mencolok dan penuh berwibawa berkat ujung depan yang naik 50 milimeter lebih tinggi. Kisi-kisi gril ginjal BMW barunya bernuansa tunggal dengan area permukaan membesar sekitar 40 persen. Unit lampu depan yang lebih ramping datang dengan opsional BMW Laserlight. Lubang masuknya udara (air inake) sekarang lebih lebar juga dengan lekuk lempengan yang sewarna bodi beraksen strip krom di pinggirnya yang menarik.

Kisi udara vertikal di sisi samping depan menghadirkan kesesuaian, kemantapan, dan kesatuan yang lebih lagi. Strip trim samping itu sekarang memanjang hingga uritan belakang.

Bagian belakang juga dirancang ulang secara ekstensif. Kontur buritan belakang mengadopsi bahasa desain air intake depan. Ujung knalpot knalpot kini integral/menyatu dengan sekeliling krom yang lebih besar. Lampu belakang baru model tiga dimensi dan 35 milimeter lebih ramping dengan sapuan permukaan bernuansa merah / hitam. Ada tambahan lampu berbentuk garis yang sangat tipis (lebarnya enam milimeter) di bawah bilah krom yang membentang di antara dua lampu belakang kiri-kanan yang selain fungsional juga memberikan tampilan ekstra.

Ada pilihan lebih banyak lagi untuk warna cat kendaraan, juga untuk velg-velgnya yang ringan. Desain Pure Execelence untuk eksterior dan interior dan paket M Sport memberikan ruang pilihan untuk individualisasi. Pilihan untuk BMW Individual Shadow Line yang berkilau tinggi sekarang tersedia lebih banyak.

Desain interiornya semakin canggih dan bergaya. Lapisan kulitnya menggunakan Nappa eksklusif dengan jahitan-jahitan corak yang lebih lebar lagi. Garis trim interior baru dari kayu halus, dan lampu ruang dalam tampilan kaca bersaput gelap menciptakan suasana mewah dan harmonis. Setir kulit dengan pengaturan tombol multifungsi kini lebih dioptimalkan. Baki pengisian daya nirkabel ponsel ditata ulang posisinya. BMW Touch Command kini dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang ditingkatkan. Sistem hiburan kursi belakang punya layar sentuh full-HD.

Perangkat peredaman juga disempurnakan untuk mengoptimalkan kenyamanan perjalanan jarak jauh: peningkatan kedap suara di sekitar lengkungan roda belakang, penutup pilar B, dan pada outlet sabuk pengaman di belakang, serta kaca kedap suara untuk jendela samping dan jendela belakang.

Pasukan mesinnya semakin membahana. Semua varian telah lulus standar emisi Euro 6d-TEMP. Mesin V12 pada BMW M760Li xDrive sekarang dipasangi filter partikulat bensin. Ada mesin V8 baru dengan keluaran maksimum naik 60 kW/80 hp menjadi 390 kW/530 hp pada BMW 750i xDrive dan BMW 750Li xDrive. Tersedia juga tiga mesin diesel sampai empat turbocharger dengan rentang tenaga mulai 195 kW/265 hp hingga 294 kW/400 hp.

Varian plug-in hybrid BMW Seri 7 terbaru ini sekarang dengan mesin bensin enam silinder yang disetel lebih spesial dan baterai bertegangan tinggi yang ditingkatkan. Keluaran tenaga dalam mode SPORT dinaikkan menjadi maksimum 290 kW / 394 hp. Jangkauan listriknya pun meningkat menjadi 50 – 58 kilometer (31 – 36 mil).

Teknologi sasis yang canggih memberikan keseimbangan yang luar biasa antara kenyamanan berkendara yang mewah dan kecerdasan dinamis yang menjadi ciri khas BMW: suspensi adaptif dan suspensi udara lengan ganda dipasang sebagai standar. Integral Active Steering dan Executive Drive Pro dengan stabilisasi roll aktif (tidak tersedia untuk model hybrid plug-in) tersedia sebagai opsional. BMW M760Li xDrive dan varian hybrid plug-in mendapatkan setelan sasis yang lebih spesifik.

Banyak langkah maju yang semakin mendekati pengemudian otomatis: sistem asisten pengemudi yang lebih komplit dengan kontrol stir & jalur (lane control), dan park assist-nya kini juga termasuk reversing-assist.

BMW Live Cockpit Professional standarnya sudah dilengkapi dengan sistem navigasi, sepenuhnya digital. Kluster instrumen 12.3 inci dan Control DIsplay 10.25 incinya menampilkan gambar yang modern dan begitu selaras. BMW Operating System 7.0 terbaru memungkinkan akses yang sangat cepat ke pengaturan dan fungsi, punya tampilan yang dapat disesuaikan, juga punya moda operasi multimodal yang bisa dioperasikan melalui tampilan layar sentuhnya, kontroler iDrive, tombol-tombol pada roda kemudi, perintah suara, atau melalui gerakan (gesture).

Ada juga BMW Intelligent Personal Assistant yang bertindak sebagai co-driver digital dan “pakar di dalam mobil”, dikendalikan oleh perintah suara alami yang intinya untuk menjaga kondisi badan plus relaksasi, ditambah tiga Experience Modes yang mengatur komposisi pencahayaan berdasarkan kebutuhan, AC, wewangian, kursi pijat, tirai, penghangat kursi, dan ventilasi kursi. Terintegrasi juga Microsoft Office 365 dan Skype for Business. Pemutakhiran perangkat lunak untuk memperbarui fungsi kendaraan bisa dilakukan melalui koneksi nirkabel. [red]

Setelan Kelas 1: detail BMW M4 DTM baru & paling kuat yang pernah ada.

Kita sambut era baru Kelas 1 di DTM 2019. BMW M Motorsport telah membangun mobil DTM paling kuat yang pernah ada: BMW M4 DTM, yang telah dimodifikasi sesuai dengan peraturan Kelas 1. Jantung si mobil adalah mesin BMW P48 turbo dua liter yang baru dikembangkan. Dikombinasikan dengan mobil yang secara signifikan lebih ringan, angka-angka kinerjanya sangat mengesankan dan memungkinkan kecepatan hingga 300 km / jam.

Mesin / sistem gas buang.

Inovasi terbesar di BMW M4 DTM adalah mesinnya. Mesin V8 empat liter P66 telah digantikan oleh mesin turbo yang canggih, P48. Kapasitas unit daya ini hanya setengah dari V8 pendahulunya, namun menghasilkan tenaga yang jauh lebih banyak dengan konsumsi BBM lebih irit. Seperti mesin produksi BMW, P48 adalah mesin empat silinder segaris dua liter turbo dengan injeksi bahan bakar langsung.

Sistem knalpot harus dirancang ulang sepenuhnya untuk mesin turbo BMW M4 DTM yang baru ini. Sesuai dengan peraturan Kelas 1, ia memiliki pipa knalpot yang jauh lebih pendek hanya di sisi kanan mobil. Ujung pipa knalpot terletak ke arah tengah pintu, di sebelah ventilasi. Tidak seperti sebelumnya, tidak ada pipa knalpot satunya lagi di sisi kiri mobil.

Push-to-Pass.

DTM telah memperkenalkan fungsi push-to-pass untuk pertama kalinya pada tahun 2019. Dengan satu pencetan tombol, pembalap dapat menyalakan mesin yang punya ekstra tenaga 30 PS ini. Ini dimungkinkan dengan menggunakan bagian standar tambahan plus tambahan juga berupa pembatas aliran bahan bakar. Peningkatan tenaga dicapai dengan memungkinkan lebih banyak bahan bakar untuk disuntikkan ke ruang bakar.

Sayap belakang / DRS.

Sayap belakang BMW M4 DTM lebih lebar 520 milimeter dari pada mobil 2018. Itu juga hanya memiliki satu bagian. DTM mengadopsi konsep bagian standar dari Kejuaraan Super GT Jepang. Sayap belakang masih memiliki DRS (Drag Reduction System), dalam bentuk mekanisme flap pneumatik, yang mengurangi jumlah hambatan aerodinamik yang dihasilkan oleh mobil.

Berat mobil.

Bobot wajib dari BMW M4 DTM baru saat kosong sekarang kurang dari 1.000 kg. Mobil sekarang harus memiliki berat minimum 981 kg tanpa pengemudi atau bahan bakar. Itu 50 kg berkurang dari musim kemarin. Kombinasi antara tenaga mesin yang lebih banyak dan bobot yang lebih sedikit ini berarti BMW M4 DTM memiliki rasio daya terhadap bobot (power to weigth ratio) yang jauh lebih rendah, 1,6 kg / hp. Ini bakal bikin mobil mencapai angka 300 km/jam pada bagian lintasan tercepat pada kalender DTM, seperti Parabolica di Hockenheimring.

Plat nomor.

Sesuai dengan peraturan Kelas 1, tidak akan ada plat nomor pada BMW M4 DTM pada tahun 2019. Ini meningkatkan ukuran intake untuk sistem pendinginan. Bukaan gril radiator BMW yang khas juga telah dioptimalkan.

Ventilasi pendingin.

Ukuran ventilasi pendingin di kap mesin telah meningkat secara signifikan untuk intercooler dari mesin turbo dua liter.

Pembagi depan.

Tonjolan splitter depan telah berkurang hingga 90 milimeter. Modifikasi ini membuat BMW M4 DTM lebih kuat dalam pertempuran di sirkuit.

Diffuser.

Diffuser pada BMW M4 DTM telah diturunkan lebih rendah 30 milimeter dan titik awal diffuser telah digeser mundur 870 milimeter.

Kaca belakang.

Ventilasi di kaca belakang BMW M4 DTM juga baru. Ini membuat ventilasi interior lebih optimal.

Selain itu, aerodinamika tetap tidak berubah dibandingkan dengan 2018. Dengan kombinasi komponen aerodinamis yang sudah teruji dan dimodifikasi ini, fokusnya bergeser lebih kuat ke arah pengemudi. Pada saat yang sama, ia menghindari perlombaan senjata aerodinamis antara produsen.

Interior.

Firewall baru di interior, yang melindungi kokpit tepat di belakang pengemudi, membuat mobil lebih aman. Akibatnya, tidak ada spion interior di musim 2019 ini. Sebagai gantinya, BMW M4 DTM dilengkapi dengan layar dan kamera belakang. [Red]