BMW Active Rear Spoiler

Beberapa model BMW dilengkapi dengan fitur spoiler aktif belakang (active rear spoiler). Fitur ini hadir sudah lumayan lama sih, lima tahun lebih.

Spoiler aktif belakang tersebut baru akan aktif bekerja mulai kecepatan 120 kpj dan akan kembali turun saat kecepatan berkurang di bawah 80 kpj.

Persoalannya, dengan batasan kecepatan di jalan (tol) Indonesia yang hanya 110 kpj (kmh), spoiler itu enggak pernah berfungsi dong?

Tenang saja, BMW sudah memikirkannya koq!

Ada tombol di kluster tombol-tombol power-window untuk mengaktifkan/menonaktifkan fitur tersebut secara manual. Jadi enggak harus nunggu kecepatan 120 kpj dulu buat menongolkan bilah keren di bokong belakang itu.

Lebih jelas silakan simak di klip di bawah ini.

[Red]

BMW F10 vs G30

Ada buanyakkk ternyata perbedaan BMW Seri 5 F10 dengan G30. Semprotan kaca depannya bikin baper.

Ini versi nemu dari internet. Saya belom pernah ngamati keduanya secara detail. Dan bisa jadi ini versi luar negeri, gk sama item/printhilan/fiturnya dengan versi Indonesia.

Yang berbeda di G30 dari F10:


  • Enggak ada lagi puteran kontrol temperatur di tengah-tengah diantara lobang ventilasi udara.
  • Indikator dan wiper kini punya “klik” on/off mekanikal.
  • Tidak ada roda kontrol suhu ventilasi udara sentral.
  • Posisi roda kemudi paling rendah tidak serendah F10.
  • Intensitas pencahayaan yang dapat disesuaikan pada lampu atap.
  • Glovebox memiliki volume yang sama tetapi ukuran yang bisa digunakan berkurang.
  • Kotak penyimpanan di konsol tengah lebih kecil.

  • Ada “jari-jari” di lubang tempat gelas sehingga gelas bisa dimasukkan dengan lebih pas.
  • Radio on/off button used to put electrics in stand-by rather than pressing start button once. ~> Yg ini saia gk paham gimana teknisnya.
  • Sekarang enggak lagi pakai pengungkit di bawah tepi depan kap mesin, sekarang pakai tarikan ganda pada tuas pembuka.
  • Tidak ada lapisan lembut di kotak penyimpanan kecil di dekat kemudi.
  • Tidak ada kotak penyimpanan di sandaran tangan belakang.
  • “Sayap” di jok bisa disesuaikan lebarnya.
  • Kursi lebih berkontur daripada F10.
  • Ada sakelar khusus lampu parkir samping kiri/kanan.

  • Tak ada lagi jaring penyimpanan di sisi penumpang, kini dijual sebagai aksesoris terpisah.
  • Molding plastik di sekitar pangkal kursi depan dibuat lebih padat sehingga tidak ada lagi suara berderit.
  • Handel pelipat kursi belakang kini bekerja lebih lembut/halus.
  • Saklar nyala/mati lampu terasa lebih presisi.
  • Fungsi otomatis penghapus (wiper) kaca depan sekarang diaktifkan dengan menggerakkan tuas wiper ke atas.
  • Tidak ada tweeter di pintu depan pada sistem suara versi standar.
  • Spion langsung melipat saat mengunci, tanpa harus menahan tombol kunci ke bawah.
  • Auto-hold pada rem parkir kini bermode aktif secara permanen tanpa harus menekan/mengaktifkannya tiap kalo mobil dinyalakan.
  • Setir kemudi terasa lebih tebal, tapi mungkin ini hanya perasaan subyektif bagi sebagian orang.
  • Ada tiga semprotan air ke kaca depan, bukan dua!
  • Bagasi kini lebih aluminium dan lebih mudah ditutup.

  • Posisi kamera mundur lebih menjauh dari tutup bagasi, jadi gampang kotor.
  • Botol isian air semprotan kaca sekarang pindah ke dekat engsel kap mesin.
  • Kotak penyimpanan di bagasi jadi lebih kecil tapi jadi ada dua.
  • Tidak ada area penyimpanan besar di bawah lantai bagasi.
  • Bagasi sedikit lebih sempit tapi sedikit lebih tinggi.
  • Soket listrik 12V hilang dari bagasi, sekarang jadi opsi.
  • Fitment roda sekarang ber-PCD 5×112 dan center-bore 66.6 sama seperti Mercy atau Audi, sehingga velg BMW generasi sebelum-sebelumnya tak lagi bisa dipasangkan.

Monggo dikoreksi. Matur nuwun.

[Red]